Friday, April 24, 2009

"Apa sih Cip, arti rumah ini buat kamu?"


Alhamdulillah. Tujuh tahun menikah, dan akhirnya kami bisa juga mencicil rumah. Petak mungil tanpa kamar pembantu, dan juga tanpa tetangga muka. Hanya cemara besar, kecil, tegak atau condong, dan sesekali suara deru kereta.

Beberapa bulan terakhir ini, rumah mungil ini adalah tujuan akhir pekan kami. Melupakan taman, merry-go-round, mal, museum, Sudirman-Thamrin, toko buku, dan galeri. Bermalas-malasan sepanjang hari sembari sesekali mengaktifkan alat pacu jantung. Sekedar menengok face-book atau sesekali bergelut dengan tenggat. O iya, alat pacu jantung adalah istilah mesra kami untuk laptop..

Di rumah ini, saya menghidupkan kembali kebiasaan kampung saya tanpa merasa risih. Selonjoran di teras rumah, makan siang dengan kaki ditumpangkan ke kursi, juga di teras rumah. Bahkan pernah juga menarik kabel, mendengarkan Fleet Foxes dari compo murah yang di-jembreng di teras rumah. Saya juga memandikan Tara dengan selang, di halaman depan, seperti saya sering melihat anak-anak kecil dimandikan, puluhan tahun lalu di kampung kami di Ungaran.

Kalau berhasil mengelabui anak kami, saya dan Riri, tak jarang melarikan diri ke sini. Sekedar berlama-lama menikmati keheningan, berdua saja. Seperti sore itu, ketika ia bertanya: “Apa sih, Cip, arti rumah ini buat kamu?”
Saya berhenti sejenak, tapi segera menjawab: “Freedom! Rumah ini berarti freedom, buatku..”
Dia hanya mengusap-usap punggung saya, dan tersenyum, “Lucu banget sih, formulasinya..”

Saya sendiri lupa menanyakan, kalau buat dia, apa arti rumah mungil kami? Belakangan jawabnya saya terka sendiri. Di suatu sore, di tengah suntuknya melihat angka-angka penjualan, sebuah catatan kecil melayang ke kotak surat saya. A Fleeting Moment Of Happiness, rekaman Riri tentang sebuah sore bersama Tara di rumah mungil kami.. Membacanya, saya mengerti. Buat dia, rumah kami berarti “Kebahagiaan sederhana”.

(CIP)

No comments:

Post a Comment

Di ujung pencarian

Dulu, saya juga pernah minta cuti 2 bulan. Saya capek ternyata menghadapi semua tanggung jawab dan kerusuhan memimpin perusahaan. Padaha...

Popular Posts